Ulkus adalah Luka karena Berbagai Faktor

Ulkus adalah luka yang bersifat terbuka dan terjadi pada bagian permukaan kulit atau selaput lendir. Ulkus adalah kematian jaringan yang bersifat luas disertai dengan adanya invasif dari kuman saprofit. Ulkus menjadi berbau apabila kuman saprofit tersebut berkembang pada ulkus tersebut. Ulkus ini biasanya dikenal dengan ulkus diabetikum. Ulkus diabetik merupakan cerminan dari penyakit diabetes melitus penderita neuropati perifer. Ulkus diabetik terjadi sebagai komplikasi dari penyakit diabetes melitus. Ulkus diabetes menjadi penyebab utama dari mordibitas, mortalitas serta kecacatan pada penderita penyakit diabetes melitus.



ulkus adalah
Kasur Dekubitus


Selain itu, kadar LDL yang tinggi juga ikut berperan terhadap adanya ulkus diabetik. Hal ini disebabkan karena pembentukan plak atherosklerosis yang terjadi pada dinding dari pembuluh darah. Ulkus diabetik sering kali terjadi pada bagian kaki sehingga sering disebut juga dengan ulkus kaki diabetik. Ulkus kaki diabetik merupakan cerminan dari komplikasi yang berkaitan dengan mordibitas akibat adanya penyakit diabetes melitus.

Penyebab Ulkus Adalah Berbagai Faktor

Penyebab ulkus adalah berbagai faktor. Di antaranya faktor endogen dan faktor eksogen. Penyebab ulkus yang berasal dari faktor endogen di antaranya ialah genetik, metabolik, angiopati diabetik, dan neuropati diabetic, sedangkan penyebab ulkus dari faktor eksogen ialah trauma, infeksi, dan obat. Namun, faktor utama penyebab adanya ulkus ialah ulkus diabetic, yaitu angiopati, neuropati diabetic, dan infeksi.

Tekanan pada ulkus menyebabkan efek samping yang serius dan buruk dan membuat tindakan perawatan gagal dilakukan. Ulkus yang memburuk disebabkan karena area kulit dan jaringan yang berada pada bagian bawah seperti kaki rusak akibat tekanan yang merusak suplai darah. Selain pada kaki, terjadi pula pada bagian tumit atau sakrum yang sering mendapat tekanan. Hal ini dapat dialami oleh penderita yang selalu berada di tempat tidur atau kursi. Hal ini juga terjadi sebagai akibat terlalu lama berada pada tempat tidur atau kursi sehingga menyebabkan luka baring atau ulkus.

Ulkus sering ditafsirkan dengan borok yang merupakan lesi yang terjadi karena adanya kelembapan. Selain itu borok juga disebabkan oleh tekanan yang bergeser atau gesekan bukan hanya tekanan saja, yang dapat menyebabkan dalam mengklasifikasikan antara borok dengan ulkus. Pada kenyataannya, dalam banyak kasus, tekanan, geser, gesekan dan kelembapan telah berkontribusi untuk berbagai tingkat pengembangan ulkus. Semua ulkus terjadi karena tekanan yang serius. Namun, tingkatan keparahan ulkus dapat diidentifikasi dari perubahan permukaan kulit penderita ulkus tersebut. Mulai dari permukaan kulit yang hanya berubah warna, sampai dengan perubahan kulit dengan luka terbuka dan dalam, bahkan sampai menembus bagian tulang atau otot yang ada di bawah permukaan kulit tersebut. Ulkus dalam kategori yang berat sulit untuk mengobatinya. Penderita ulkus berat ini sering merasakan sakit dan sulit untuk beraktivitas sehingga menyebabkan komplikasi lainnya. Selain itu, hal ini dapat juga meningkatkan angka kematian, memperpanjang perawatan di rumah sakit, dan sebagainya.

Oleh karena itu, sangat penting mencegah terjadinya ulkus ini. Tindakan pencegahan wajib dilakukan terutama pada penyakit yang dapat menimbulkan komplikasi ulkus seperti penyakit diabetes. Penyakit ini dapat dicegah dengan mengubah pola hidup menjadi pola hidup sehat. Seperti pengaturan asupan makanan dan pengaturan aktivitas sehari-hari.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: ncbi.nlm.nih.gov.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :