Salep untuk Luka Dekubitus dengan Infeksi

Salep untuk luka dekubitus yang umumnya digunakan untuk pengobatan luka dekubitus ialah salep topikal. Salep yang digunakan mengandung asam salisilat dan sebelum diberikan salep tersebut, terlebih dahulu luka dibersihkan dengan menggunakan cairan antiseptik seperti H2O2 3% atau larutan NaCl 0,9%. Hal ini merupakan bagian dari pengobatan luka dekubitus. Baru setelah dibersihkan dapat diberikan salep untuk luka dekubitus. Apabila setelah pemberian salep, luka dekubitus tidak kunjung sembuh, maka langkah terakhir yang dapat dilakukan dalam mengobati luka dekubitus ialah melakukan pembedahan atau mengangkat jaringan luka dekubitus tersebut.



salep untuk luka dekubitus
Kasur Dekubitus


Salep untuk Luka Dekubitus dengan Infeksi

Salep untuk luka dekubitus yang terinfeksi merupakan paduan dari salep untuk luka dekubitus dengan obat-obatan antibiotik. Untuk menangani luka dekubitus diperlukan beberapa tahapan atau rangkaian. Pada tahap yang pertama sebisa mungkin kita mengurangi adanya tekanan yang lebih besar pada luka dekubitus. Pengurangan tekanan ini menjadi hal pertama yang harus dilakukan karena pengurangan tekanan ini dapat mendukung kesembuhan luka dekubitus. Selama pengurangan tekanan belum ada, maka luka dekubitus akan sulit untuk disembuhkan.

Tahapan yang kedua barulah membersihkan luka dekubitus dengan  menggunakan cairan antiseptik. Cairan antiseptik yang digunakan ialah cairan NaCl 0,9%, cairan H2O2 3%, larutan plasma, larutan burowi, dan sebagainya. Luka dekubitus harus dibersihkan sebelum diberi salep dekubitus. Langkah ini sangat penting dilakukan agar proses penyembuhan luka dapat berjalan dengan cepat.

Tahap ketiga dalam menangani luka dekubitus ialah mengangkat jaringan lunak. Pengangkatan jaringan lunak bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan jaringan granulasi dan epitelisasi. Selain itu, pengangkatan jaringan lunak dapat mempercepat proses penyembuhan dari ulkus. Pengangkatan jaringan lunak ini dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu dengan menggunakan pisau, menggunakan enzim, atau teknik pencucian.//   Pengangkatan jaringan lunak dengan metode sharp debridement merupakan pengangkatan jaringan lunak dengan menggunakan benda-benda tajam seperti pisau bedah, gunting, dan sebagainya. Metode enzymatic merupakan metode pengangkatan jaringan lunak dengan menggunakan enzim proteolitik, kolagenolitik, dan fibrinolitik. Sementara itu, mechanical debridement merupakan pengangkatan jaringan lunak dengan  teknik pencucian, pembilasan, kompres dan hidroterapi.

Tahap keempat dalam mengatasi luka dekubitus ialah dengan menurunkan dan mengatasi infeksi. Pada pasien penderita sepsi dan selulitis dapat diberikan obat antibiotil sistemis. Sebelumnya ilkus dibersihkan beberapa kali dalam sehari dengan larutan antiseptik kemudian dilakukan radiasi ultraviolet terutama UVB yang mempunyai efek bakterisidal.

Tahap kelima dalam mengatasi luka dekubitus ialah dengan merangsang dan membatu membentuk jaringan granulasi dan epitelisasi. Salep yang diberikan untuk luka dekubitus seperti salep asam salisilat 2%, preparat seng. Selain itu, untuk merangsang dan membantu membentuk jaringan granulasi dan epitelisasi dapat diberikan oksigen hiperbarik. Radiasi inframerah, dan terapi ultrasonik. Namun, terapi ultrasonik ini masih diteliti akan manfaatnya terhadap pengobatan luka dekubitus.

Tahap keenam dan menjadi langkah terakhir dalam mengatasi luka dekubitus ialah dengan tindakan pembedahan. Tindakan pembedahan ini dapat membersihkan luka dan mempercepat penyembuhan luka dan penutupan luka. Tindakan pembedahan diutamakan pada dekubitus derajat II dan derajat IV. Pada luka dekubitus tahap ini sering dilakukan penanaman klit atau myocutaneus flap.

Demikian keenam tahap pengobatan luka dekubitus. Namun, hal terpenting untuk diketahui yaitu, penyakit ini dapat dihindari sehingga tindakan pencegahan wajib dilakukan untuk mencegah timbulnya luka dekubitus.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: katailmu.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :