Pengobatan Dekubitus (Pembersihan Luka)

Pengobatan dekubitus dapat mengurangi dan menyembuhkan luka dekubitus apabila dilakukan secara komprehensif. Pengobatan dekubitus dilakukan melalui beberapa tahap, tergantung pada derajat atau klasifikasi luka dekubitus itu sendiri. Langkah pengobatan meliputi pembersihan luka, pengangkatan jaringan nekrotik, pemberian obat topikal, pemberian antibiotik, dan tindakan pembedahan. Tidak semua langkah pengobatan dekubitus dilakukan pada setiap klasifikasi luka dekubitus. Namun, untuk luka derajat III dan IV semua langkah pengobatan termasuk tindakan pembedahan harus dilakukan, sedangkan tindakan yang dilakukan pada semua tingkatan dekubitus yaitu langkah pembersihan luka.



pengobatan dekubitus
Kasur Dekubitus

Metode Pembersihan Luka pengobatan Dekubitus

Dua metode dasar untuk pembersihan luka pengobatan dekubitus secara mekanik yaitu irigasi dan menyikat langsung dengan bola kapas atau kasa. Kesulitan tindakan irigasi ialah cara untuk memakai larutan pembersih dengan tekanan yang cukup sehingga dapat meluruhkan debris tanpa merusak jaringan yang ada di bawahnya. Untuk luka yang tidak terlalu terkontaminasi, luka dibersihkan dengan air steril atau larutan 0,9% pembersih pilihan. Namun, bila keadaan berisiko tinggi terhadap infeksi luka, maka luka harus menggunakan larutan antiseptik.

Karakteristik antiseptik yang ideal antara lain, mampu membunuh mikroorganisme dalam rentang yang luas, tetap efektif terhadap berbagai macam pengenceran, nontoksik terhadap jaringan tubuh manusia, tidak mudah menimbulkan reaksi sensitivitas, dan baik secara lokal maupun sistemis. Selain itu, antiseptik bisa bekerja secara efisien, meski terdapat bahan-bahan organik (misal, pus dan darah) dan bereaksi secara cepat, tidak mahal, serta awet.

Jika luka terkontaminasi parah oleh bahan-bahan asing atau jaringan nekrotik, pembersihan luka diperlukan setiap kali mengganti balut. Namun, bila lukanya bersih atau hanya terdapat sedikit eksudat dan ber-granulasi, pembersihan berulang lebih membahayakan dibandingkan manfaatnya. Pembersihan berulang dapat mengakibatkan trauma pada jaringan halus yang baru terbentuk, mengurangi suhu permukaan luka, dan mengangkat eksudat yang mempunyai sifat bakterisida.

Jika ada kulit yang rusak, biasanya diperlukan balut untuk melindungi jaringan yang berada di bawahnya. Lebih jauhnya untuk menggantikan sementara fungsi kulit yang utuh. Karakteristik balutan luka yang ideal antara lain, tidak melekat dan impermeable terhadap bakteri, mampu mempertahankan kelembapan yang tinggi pada tempat luka sementara juga mengeluarkan eksudat yang berlebihan. Sebagai penyekat suhu, non-toksik dan non-alergenik, nyaman, mudah disesuaikan, dan awet. Selain itu, mampu melindungi luka dari trauma lebih lanjut dan tidak perlu sering mengganti balutan.

Rencana perawatan akan berubah sesuai dengan tingkat penyembuhan ulkus. Contohnya pada luka nekrotik, sebelumnya penggunaan balutan membran untuk mendebrid luka dengan cara autolisis. Kemudian pada klasifikasi dekubitus (derajat III dan IV) yang menghasilkan eksudat memerlukan balutan yang mampu menyerap eksudat tersebut. Pada daerah kemerahan atau penderita kerusakan integritas kulit, direkomendasikan penggunaan produk perawatan kulit yang memberi lubrikasi dan melindungi serta meningkatkan penyembuhan luka. Jika ulkus berwarna merah muda dan disertai granulasi pada seluruh bagian, maka ulkus tersebut perlu dibalut untuk meningkatkan penyembuhan. Lingkungan lembap dan bersih akan meningkatkan migrasi sel epitel ke seluruh permukaan ulkus.

Metode lain untuk mengobati luka lokal antara lain seperti metode energi elektromagnetik yang telah digunakan membantu proses penyembuhan luka. The Agency For Health Care Policy and Research/AHCPR, pada tahun 1994 merekomendasikan tindakan electrotherapy untuk mengobati dekubitus tahap III dan IV yang tidak merespons dengan tindakan konvensional. Ketersediaan fasilitas kesehatan dan pelibatan tim kesehatan lain ikut memengaruhi keberhasilan perawatan dekubitus.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: katailmu.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :