Luka Dekubitus (Pengertian dan Derajat)

Luka dekubitus terjadi sebagai akibat dari adanya tekanan dan gesekan yang terlalu lama pada kulit. Luka dekubitus sebenarnya dapat dicegah dengan cara reposisi dan penggunaan kasur dekubitus. Adapula yang menyarankan untuk menggunakan pembalut luka agar dapat menurunkan luka dekubitus yang disebabkan oleh gesekan saat tidur. Luka dekubitus sering terjadi pada bagian tumit. Jadi sesering mungkin menggunakan bantal atau pelindung tumit khusus yang terbuat dari kulit binatang atau busa yang digunakan untuk menjaga tumit. Namun, hal ini belum terbukti dapat mencegah ulkus dekubitus. Beberapa orang merasakan pelindung tumit tidak nyaman dan memilih untuk tidak memakainya. Ada juga kekhawatiran bisa meningkatkan risiko jatuh jika bangun dan berjalan-jalan saat memakainya.



luka dekubitus
Kasur Dekubitus


Pengertian Luka Dekubitus

Luka dekubitus diartikan sebagai luka yang terjadi pada daerah jaringan yang mati karena kekurangan aliran darah dan oksigen pada daerah yang bersangkutan. Decubitus berasal dari bahasa latin yang artinya berbaring. Berbaring tidak selalu menyebabkan terjadinya luka baring. Oleh karena itu, sebagian orang lebih menyukai istilah luka tekan (pressure sore) karena tekanan merupakan penyebab utama terjadinya ulkus dekubitus.

Derajat Luka Dekubitus

Luka dekubitus digolongkan ke dalam beberapa tingkatan, yaitu:

Derajat I
Adanya perubahan dari warna kulit yang dapat diobservasi. Apabila dibandingkan dengan kulit yang normal, akan tampak salah satu tanda sebagai berikut: perubahan temperature kulit (lebih dingin atau lebih hangat), perubahan konsistensi jaringan (lebih keras atau lebih lunak), dan perubahan sensasi (gatal atau nyeri).

Derajat II
Hilangnya sebagian lapisan kulit yaitu epidermis atau dermis atau keduanya. Cirinya adalah luka superficial, abrasi, melepuh, atau membentuk lubang yang dangkal.

Derajat III
Hilangnya lapisan kulit secara lengkap, meliputi kerusakan atau nekrosis dari jaringan sub-kutan atau lebih dalam, tetapi tidak sampai pada fascia dan luka terlihat seperti lubang yang dalam.

Derajat IV
Hilangnya lapisan kulit secara lengkap dengan kerusakan yang luas, nekrosis jaringan, kerusakan pada otot, tulang dan tendon. Adanya lubang yang dalam serta saluran sinus juga termasuk dalam derajat IV dari luka tekan.

Luka dekubitus umumnya terjadi pada lansia. Peningkatan umur pada lansia sangat berkorelasi dengan ketidakmampuan bergerak. Komplikasi dari imobilisasi dapat mengakibatkan komplikasi pada sistem pernapasan. Misalnya penurunan ventilasi, atelektasis, pneumonia, komplikasi endokrin dan ginjal, peningkatan dieresis, natriuresis, pergeseran cairan ekstraseluler, intoleransi glukosa, hiperkalsemia dengan kehilangan kalsium, batu ginjal, serta keseimbangan nitrogen negatif. Komplikasi gastrointestinal yang dapat timbul adalah anoreksia, konstipasi, dan luka tekan.

Luka dekubitus adalah suatu area yang terlokalisir dengan jaringan penderita nekrosis dan biasanya terjadi pada permukaan tulang yang menonjol sebagai akibat dari tekanan dalam jangka waktu yang lama dan menyebabkan peningkatan tekanan kapiler. Dekubitus merupakan masalah yang sangat serius terutama bagi pasien yang harus dirawat lama di rumah sakit dengan keterbatasan aktivitas multiple and life threatening medical complications yang terjadi akibat dekubitus selama pasien dirawat di rumah sakit. Pasien dengan immobilisasi yang berlangsung lama berpotensi besar mengalami dekubitus.

Infeksi merupakan komplikasi utama yang paling umum dari ulkus dekubitus. Menyinggung organisme patologis dalam ulkus dekubitus terdapat organisme anaerobik atau aerobik. Patogen aerobik umumnya yang berada di semua ulkus dekubitus, sedangkan anaerob cenderung lebih sering berada pada luka yang lebih besar (65 % di derajat III ke atas). Organisme yang paling umum diisolasi dari ulkus tekanan adalah proteus mirabilis, group D streptococcus, escherichia coli, Staphylococcus sp, Pseudomonas sp, dan organisme corynebacterium.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: ncbi.nlm.nih.gov.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :