Cara Perawatan Luka Dekubitus

Cara perawatan luka dekubitus dapat dilakukan dengan bantuan perawat atau keluarga yang telah belajar tentang cara merawat luka dekubitus. Prioritas dalam perawatan luka lokal pada dasarnya sama dengan luka apa pun yaitu menerapkan SOP (standar operasional prosedur) yang sudah baku. Seperti mengatasi perdarahan (hemostasis); mengeluarkan benda asing yang bertindak sebagai fokus infeksi; melepaskan jaringan penderita devitalisasi, krusta yang tebal, dan pus; menyediakan temperatur;  kelembaban, dan pH yang optimal untuk sel-sel yang berperan dalam proses penyembuhan; meningkatkan pembentukan jaringan granulasi dan epitilialisasi dan melindungi luka dari trauma lebih lanjut serta masuknya mikroorganisme patogen.



cara perawatan luka dekubitus
Kasur Dekubitus

Prinsip Cara Perawatan Luka Dekubitus

Prinsip cara perawatan luka dekubitus dilakukan dengan tujuan untuk melindungi individu dari kerusakan fisiologis lebih lanjut, untuk menyingkirkan penyebab aktual atau potensial yang memperlambat penyembuhan, dan untuk menciptakan suatu lingkungan lokal yang optimal juga untuk rekonstrokesi dan epitelialisasi vaskular dan jaringan ikat. Beberapa prinsip perawatan luka secara lokal meliputi debridemen, pembersihan, dan pemberian balutan. Ulkus dengan jaringan nekrotik harus dilakukan debridemen. Prinsip cara perawatan luka dekubitus tersebut di antaranya adalah:

Prinsip cara perawatan luka dekubitus untuk membuang jaringan mati
Adanya jaringan nekrotik dapat memperlambat penyembuhan serta mendorong terjadinya infeksi, dan seringkali menutupi luas yang sebenarnya dari kerusakan jaringan. Debridemen bedah dengan anestesi umum atau lokal merupakan metode yang paling cepat untuk memperoleh lapisan luka yang bersih. Meskipun demikian, tindakan tersebut tidak perlu bagi lansia atau pasien yang sangat lemah. Debridemen adalah pembuangan jaringan nekrotik sehingga jaringan sehat dapat meregenerasi. Pembuangan jaringan nekrotik diperlukan untuk menghilangkan ulkus yang menjadi sumber infeksi, agar lebih mudah melihat bagian dasar luka sehingga dapat menentukan tahap ulkus secara akurat, dan memberikan dasar yang bersih yang diperlukan untuk proses penyembuhan. Metode debridemen yang digunakan harus tergantung dengan metode yang paling sesuai dengan kondisi klien dan tujuan perawatan. Perlu diingat bahwa selama proses debridemen beberapa observasi luka normal, mungkin terjadi peningkatan eksudat, bau dan bertambahnya ukuran luka. Namun, setelah dekubitus berhasil dilakukan debridemen dan mempunyai bagian dasar granulasi bersih, maka tujuan perawatan luka lokal selanjutnya adalah memberikan lingkungan yang tepat untuk penyembuhan luka dengan kelembapan dan mendukung pembentukan jaringan granulasi baru.


Prinsip cara perawatan luka dekubitus untuk merawat luka yang terinfeksi
Kebanyakan luka terbuka kronis didiami oleh mikroorganisme yang sangat banyak yang tampaknya tidak memperlambat proses penyembuhan. Sehingga hanya diperlukan pengambilan pengpenghapusan  luka guna mengidentifikasi mikroorganisme dan menentukan sensitivitas mikroorgansme terhadap antibiotik. Apabila luka tersebut memperlihatkan tanda dan gejala klinis infeksi, seperti nyeri setempat dan eritema, edema lokal, eksudat berlebihan, pus dan bau busuk.

Prinsip cara perawatan luka dekubitus untuk merawat luka dengan banyak eksudat
Sekalipun jaringan nekrotik dan jaringan yang tampak jelas terinfeksi telah diangkat dari bidang luka, luka dapat terus menghasilkan eksudat dalam jumlah banyak dan dapat menembus non-oklusif dan meningkatkan risiko infeksi luka. Volume eksudat berkurang pada waktunya, tetapi sampai stadium tersebut diperlukan balutan yang bisa menyerap dan tidak melekat.

Prinsip cara perawatan luka dekubitus untuk merawat luka dalam yang bersih dengan sedikit eksudat
Bila jumlah eksudat sudah berkurang, silastic foam atau cara pembalutan sangat bermanfaat khususnya pada luka dalam yang bersih dan berbentuk cawan, atau dekubitus luas di daerah sakrum.

Prinsip cara perawatan luka dekubitus untuk merawat luka superfisial yang bersih dengan sedikit eksudat
Banyak balutan yang sesuai untuk menangani luka superficial yang bersih. Memberikan lingkungan yang lembap dengan terus-menerus akan dapat mendorong epitelialisasi yang cepat dan mengurangi rasa nyeri serta melindungi permukaan luka dari kerusakan mekanis lebih lanjut dan kontaminasi. Balutan yang ideal adalah balutan yang dapat dibiarkan tidak terganggu selama beberapa hari.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: katailmu.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :